Dentam musik yang keluar dari soundsystem di tepi jalan itu hampir-hampir merobek-robek gendang telingaku. Namun toh begitu, kuikuti juga alunan lagu itu dengan hentakan kakiku di lantai ruang tamu rumah seorang sahabat. Memang sedang ada acara tasyakuran pada saat itu. Ditengah kebisingan dan gaduh semua orang yang mempersiapkan acara, kucoba belajar tetap mensunyikan hati bersama Allah di setiap getaran hatiku. Sesekali lepas dalam kealpaan, lalu kutegakkan lagi bersamaNya. Begitu dan begitu diriku berlatih mencoba untuk mempertahankanNya terus bersemayam di bilik yang sunyi dalam keramaian dan ramai dalam kesunyian.Seorang gadis manis dengan kulitnya yang putih bersih duduk berhadapan denganku. Kunikmati pemandangan indah anugerah Allah yang telah memahat begitu cantik wajah di balik kacamata minus itu. Dengan kerudung warna pink dan style baju anak muda zaman sekarang menambah pesona yang gemerlap, dan pastilah banyak para lelaki yang menggandruinya pikirku.
Selengkapnya>>
Selasa, 11 September 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar